Rabu, 26 Agustus 2009

80% Terumbu Karang di Lombok Barat Rusak 
Mataram, Sinar Harapan
Terumbu karang di kawasan wisata Lombok Barat (Lobar) NTB, seperti Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air saat ini kondisinya memprihatinkan. Tingkat kerusakannya sudah mencapai ambang batas, sekitar 80 persen, sehingga membutuhkan waktu lama untuk memulihkannya.
Demikian Kepala BPMD Lobar Ir, Solahudin Jaffar kepada SH belum lama ini. Bila tidak dilakukan pencegahan lebih lanjut, keindahan bawah laut yang saat ini menjadi aset wisata Lobar akan punah. Di Gili Trawangan, misalnya, saat ini masih terdapat karang biru (blue coral) yang dianggap satu-satunya yang terindah di dunia. ”Kita berharap soal terumbu karang ini segera direhabilitasi,” ujar Solahudin. 
Tentang penyebab kerusakan, antara lain, masih seringnya nelayan menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak. Imbas ledakan dasyat dalam air bukan saja mematikan ikan, tapi sekaligus merusak karang. Di Lombok saat ini masih dijumpai nelayan yang mengambil karang untuk kapur bahan bangunan. Selain itu, penangkapan ikan karang (ikan hias) banyak dilakukan dengan menggunakan potas (racun). ”Kerusakan itu makin parah, karena jangkar kapal wisata banyak yang menghancurkan karang,” ujarnya. (kso)
Sumber : ( http://www.terranet.or.id / posted by  Eriyawan  Rabu, 29 Agustus 2001 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar