Rabu, 02 September 2009

Eksplorasi 3 Gili



 

Gili dalam Bahasa Sasak artinya adalah pulau. 
3 pulau wisata ini biasa juga disebut dengan Gili Indah, Merupakan gugusan 3 pulau yang terletak kurang lebih 30 KM menuju ke arah  barat laut pulau Lombok yang mempunyai keanekaragaman habitat seperti Terumbu karang, ikan-ikan hias, seagrass.
Berdasarkan kriteria potensi wisata, kawasan ini telah ditunjuk sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) berdasarkan Kep. Menhut No.85/Kpts-II/93 tanggal 16 Februari 1993 dengan luas kawasan 2954 ha. Secara Administrasi, 3 Gili masuk dalam wilayah Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Untuk menuju ke Lokasi 3 Gili ini dari arah Mataram, kita dapat melalui 3 jalur, yaitu :

-          Jalur Pesisir pantai.

Dari Mataram, kita melewati kota Ampenan dan menuju kearah Pantai Senggigi  dan terus  menyusuri  sepanjang Pesisir Barat Pulau Lombok ke arah utara. Di sepanjang jalan kita akan menemui banyak tanah kosong yang ditanami pohon kelapa, dan banyak juga hotel-hotel, penginapan serta restaurant. Jalan yang akan kita lalui ini berkelok-kelok menyusuri tebing, dengan pemandangan  disebelah kiri  yang sangat mendebarkan yaitu Selat Lombok dengan latar belakang Pulau Bali, deretan pantai yang indah dan deburan ombaknya  serta tebing-tebing karang yang menampilkan keindahan pesisir barat Pulau Lombok. Sedangkan pemandangan disebelah kanan adalah gugusan bukit hijau di musim hujan, dan akan terlihat cukup kering pada saat musim kemarau. Di sepanjang jalan ini banyak sekali terdapat stop sight, dimana kita dapat berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan-pemandangan alam disekitarnya. Setelah melewati tebing-tebing curam dengan pemandangannya yang menawan, kita akan sampai di perempatan Pemenang, disitu kita ambil jalan ke kiri menuju Pelabuhan Bangsal, yaitu tempat penyeberangan menuju 3 Gili.Perjalanan ini kira-kira memakan waktu  1-1,5 jam, tergantung berapa lama  dan berapa sering anda menyempatkan diri untuk berhenti di setiap stop sight.



-          Jalur Pusuk.

Ini merupakan jalur tengah yang melewati tengah-tengah perbukitan di sebelah utara Mataram. Jalur ini dapat kita tempuh dari Mataram menuju kea rah Rembiga dan terus ke arah utara melewati kecamatan Gunungsari. Dalam perjalanan ini akan banyak kita temui perbukitan hijau, persawahan-persawahan yang subur dan menaiki perbukitan, dengan kondisi jalan yang sangat bagus.  Di tengah perjalanan, kita sebaiknya berhenti sejenak untuk melepaskan lelah di obyek wisata Pusuk ( yang artinya pucuk, atau puncak). Ini adalah merupakan obyek wisata alam, perbatasan antara Kabupaten Lombok Barat dengan Kabupaten Lombok Utara. Disini ada beberapa Rumah makan, dengan latar belakang pemandangan lembah dan hutan-hutan nya dan juga monyet-monyet bebas berkeliaran di sepanjang jalan ini yang nampaknya cukup familiar dengan kedatangan para pengunjung. Mereka kelihatan  tidak takut-takut
mendekati para pengunjung untuk meminta makanan, jadi sebaiknya kita membawa kacang-kacangan atau pisang jika ingin melewati tempat ini. Dari Pusuk Pass tersebut, perjalanan dapat dilanjutkan lagi menyusuri jalan raya yang menurun dan berkelok-kelok ke arah Kecamatan Pemenang hingga sampai pada perempatan ke arah Pelabuhan bangsal.



-          Jalur Laut.
 

Bagi para wisatawan yang menyukai petualangan  laut, bisa mencarter jasa boat untuk perjalanan pulang pergi yang cukup bayak tersedia di Pantai senggigi, dari situ perjalanan  langsung menuju kearah 3 Gili. Perjalanan ini relative cukup aman, karena ombak disini tidak terlalu besar dan merupakan jalur yang sudah umum untuk dilalui. Pemandangan yang ada di sepanjang penyeberangan menyusuri pesisir pantai juga cukup bagus.



  1. GILI AIR http://loverman-rex.blogspot.com/

Merupakan satu dari 3 Gili (pulau-pulau kecil) yang terletak sekitar 30 KM di sebelah Barat Laut Lombok dengan luas pulau sekitar 180 Ha, dan keliling pulau sekitar 6 Km. Pulau ini adalah pulau yang terdekat dengan daratan Lombok, dari bangsal kita menyeberang dengan menggunakan perahu boat dan menempuh sekitar 20 menit perjalanan, dengan ombak yang relative tenang pada pagi sampe sore hari.

Fasilitas yang tersedia di pulau ini cukup lengkap, dari Hotel yang mahal sampai dengan penginapan yang murah. Juga banyak terdapat restaurant dengan berbagai macam masakan.Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan pemandangan alam bawah laut dengan menyelam, disini ada beberapa diving club yang siap mengantar. Bagi yang tidak ingin menyelam, tapi hanya sekedar berenang dan melihat pemandangan di bawah air, bisa menyewa peralatan snorkeling yang mudah dijumpai disepanjang pantainya. Bisa juga sekedar sunbathing atau berjemur di pantainya
ataupun melakukan aktifitas-aktifitas permainan pantai lainnya.


  1. GILI MENO 

Sebuah pulau kecil yang terletak di tengah antar Gili Air dengan Gili Trawangan. Pulau ini sedikit lebih besar dibandingkan dengan  Gili Air yaitu luas kelilingnya  sekitar 7,3 Km. Pulau ini memiliki pasir pantai yang sangat putih bersih serta air yang sangat jernih. Suasananya tidak terlalu ramai, dengan fasilitas yang kurang lebih sama dengan yang terdapat di Gili Air. Ombak disini cukup tenang, sangat menyenangkan bagi para wisatawan yang ingin berolahraga air.Untuk para penggemar olahraga selam, di sini terdapat meno wall yang tidak terlalu terjal, serta karang laut yang cukup banyak.Dan banyak terdapat restaurant serta bungalow di sepanjang pinggir pantai bagi wisatawan yang ingin menginap ataupun menikmati makanan dan minuman.
Untuk menuju pulau ini dari Pelabuhan Bangsal memakan waktu kurang lebih 35 menit. Sedangkan dari Gili Air kurang lebih 15-20 menit.
  1. GILI TRAWANGAN
Merupakan pulau yang terluar dan terbesar diantara 3 gili tersebut, dan paling banyak dikunjungi wisatawan dengan fasilitas yang lebih lengkap.Dengan luas pulau sekitar 360 Ha, panjang pulau kurang lebih 3 Km dan lebar sekitar 2 Km. Disini terdapat lebih banyak penginapan baik hotel berbintang maupun penginapan sederhana, berbagai macam restaurant, café-café, diving club, pasar seni dan lain-lain.Bagi para penyelam, bisa  menuju shark point di sebelah utara Gili Trawangan, disini merupakan tempat komunitas hiu yang tidak ganas, dan bisa kita lihat rumah hiu dengan beberapa ekor ikan hiu sedang tidur pada kedalaman sekitar 80 kaki.

Pada malam hari, para wisatawan yang menyukai musik ataupun kehidupan malam, bisa mengunjungi Café yang menyediakan fasilitas tersebut, jadi geliat aktifitas  di Gili Trawangan Tetap hidup baik siang maupun malam hari. Memakan waktu sekitar 45 menit ntuk mencapai pulau ini dari Pelabuhan Bangsal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar